BeritaDamkarKabupaten BanjarPengumumanPostTransparansi

Semarak Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-76, LP Perempuan Martapura dan Lapas Narkotika Perkuat Sinergi Pencegahan Kebakaran

MARTAPURA, BANJAR – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-76, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terus berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana kebakaran. Komitmen nyata tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Penyelenggaraan Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran, dan Penyelamatan pada Jumat (14/8/2026).

Penandatanganan yang berlangsung khidmat di Alun-Alun Ratu Zalecha, Martapura, di sela-sela Apel Peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-76 ini melibatkan Pemkab Banjar bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura dan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.

Kerja sama ini menjadi momentum strategis untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tanggap, dan siap siaga dalam menghadapi potensi risiko kebakaran maupun situasi darurat lainnya.

Melalui Nota Kesepakatan ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar akan mengambil peran aktif dalam pembinaan dan pendampingan di lingkungan Lapas. Lingkup kerja sama mencakup edukasi pencegahan, pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), prosedur evakuasi, hingga simulasi tindakan awal bencana.

Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, S.AP., M.AP., menegaskan bahwa upaya pencegahan kebakaran tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak.

“Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya Nota Kesepakatan ini, diharapkan koordinasi antara Pemkab Banjar dengan LPP Perempuan Martapura dan Lapas Narkotika semakin kuat. Sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini, dan jika terjadi keadaan darurat, penanganannya dapat dilakukan secara cepat, tepat, serta terkoordinasi,” ujar Agus.

Agus menambahkan, lingkungan lembaga pemasyarakatan memiliki karakteristik dan kompleksitas tersendiri, sehingga aspek keselamatan dan mitigasi risiko memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas serta pemahaman bagi petugas maupun warga binaan  menjadi salah satu pilar krusial.

Hadirkan Dampak Nyata dan Berkelanjutan

Kerja sama lintas instansi ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan, di antaranya:

  1. Penguatan Kesiapsiagaan: Meningkatkan kemampuan petugas dan warga binaan dalam melakukan tindakan penanganan awal sebelum api membesar.

  2. Edukasi Praktis: Memberikan pemahaman mendalam mengenai penggunaan APAR, pemetaan potensi bahaya, hingga penentuan jalur evakuasi.

  3. Konektivitas dan Mobilisasi Cepat: Membuka saluran komunikasi dan koordinasi yang presisi antara Lapas dan DPKP Kabupaten Banjar saat dibutuhkan penanganan darurat.

  4. Mitigasi Berkelanjutan: Mendorong inspeksi dan perawatan sarana-prasarana proteksi kebakaran secara rutin di dalam area pemasyarakatan.

Penandatanganan kesepakatan di momen bersejarah ini sejalan dengan semangat Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-76 dalam mewujudkan daerah yang aman, tanggap, dan tangguh bencana. Pemkab Banjar berharap kerja sama ini tidak berhenti pada seremonial semata, melainkan diwujudkan dalam program pelatihan dan evaluasi berkala di lapangan.

“Sinergi untuk mencegah, kesiapsiagaan untuk menyelamatkan,” tutup Agus menegaskan semangat kolaborasi tersebut.

(DPKP_BanjarKab/Pencegahan)

Related posts

DPKP Banjar Gelar Sosialisasi Peningkatan SDM Penanganan Kebakaran di BEM FMIPA ULM Banjarbaru

DPKP Banjar

Tingkatkan Kompetensi Water Rescue, Personel DPKP Kabupaten Banjar Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Selam SCUBA

DPKP Banjar

Damkar Kab. Banjar Siap Tanggap! Laporan SP4N Siap Ditindaklanjuti dengan Cepat dan Tepat

DPKP Banjar