BeritablogDamkarKabupaten Banjar

Tersesat di Bukit Manjai, Tiga Pendaki Wanita Dievakuasi di Tengah Medan Terjal

Tersesat di Bukit Manjai, Tiga Pendaki Wanita Dievakuasi di Tengah Medan Terjal. (Foto : DPKP Banjar)

 

MARTAPURA,  Tiga pendaki remaja yang tersesat di kawasan Bukit Manjai, Jalan Ir. P.M. Noor, Desa Mandiangin Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, berhasil dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Rabu (12/8/2026) malam.

 

Kepala DPKP Kabupaten Banjar Agus Siswanto mengatakan, laporan mengenai pendaki tersesat diterima pihaknya melalui call center pada pukul 18.43 Wita.

“Begitu menerima laporan, regu piket Peleton III langsung bergerak menuju lokasi menggunakan unit Kajama Rescue,” ujar Agus Siswanto dalam keterangannya.

Menurut Agus, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.52 Wita. Kondisi medan yang dihadapi cukup ekstrem sehingga proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati.

“Medannya cukup terjal, kemiringannya bahkan mencapai sekitar 90 derajat. Karena itu, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan para pendaki maupun petugas,” jelasnya.

Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan observasi dan berkoordinasi dengan Polsek Karang Intan, Babinsa serta para relawan sebelum menentukan langkah evakuasi.

Agus menyebut, koordinasi tersebut penting untuk memastikan proses penyelamatan berjalan aman mengingat kondisi medan yang cukup berisiko.

“Petugas melakukan evakuasi dengan metode teknis secara aman dan profesional. Kami juga memastikan para pendaki benar-benar berada di lokasi yang aman sebelum proses penanganan dinyatakan selesai,” katanya.

Ketiga pendaki yang berhasil dievakuasi yakni Gebi Mentari Manulang (18), Sartika (18), dan Karin (18). Ketiganya diketahui merupakan warga Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Dari hasil pendataan petugas, Gebi mengalami luka ringan pada bagian siku tangan, sedangkan Karin mengalami trauma psikis. Sementara Sartika tidak dilaporkan mengalami luka.

“Alhamdulillah, seluruh pendaki berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” ungkap Agus.

Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 21.38 Wita. Setelah memastikan seluruh pendaki dalam kondisi aman, petugas DPKP Kabupaten Banjar bersama unsur terkait kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke Mako.

Agus juga mengingatkan masyarakat yang hendak melakukan aktivitas pendakian agar tidak mengabaikan faktor keselamatan, terutama ketika menghadapi medan yang sulit.

“Kami mengimbau masyarakat yang melakukan pendakian agar mempersiapkan diri dengan baik, memahami medan dan kondisi cuaca, serta tidak memaksakan perjalanan apabila situasinya sudah tidak memungkinkan,” pungkasnya.

Related posts

DPKP Banjar

Dua Rumah di Tambak Anyar Ludes Dilalap Si Jago Merah

DPKP Banjar

DPKP Banjar Meluncurkan Dua Unit Fire Truk ke Sekumpul

DPKP Banjar